Tampilkan postingan dengan label Moto GP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Moto GP. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 Maret 2014

Profil Bintang : "The Doctor" Valentino Rossi



Perjalanan Karir

Valentino Rossi pembalap kelahiran Urbino, Italia 16 Februari 1979 adalah seorang pembalap di arena balap grandprix motor dunia setelah era Michael Doohan dengan titel juara dunia di empat kelas berbeda yang diraihnya selama tujuh tahun berkarir. Putra dari mantan pembalap GP 250cc Graziano Rossi dan Stefania Palma ini telah mempunyai banyak rekor dan prestasi yang melampaui para seniornya. Total pembalap eksentrik ini membukukan 7 gelar juara dunia : sekali di kelas 125cc, sekali di kelas 250cc, lima kali di kelas puncak, 500cc, dan Moto GP.


Dalam karirnya sepanjang GP Rossi selalu memakai nomor 46, ia memakai nomor itu setelah menonton aksi seorang pembalap wildcard Jepang bernomor 46 di TV yang membuatnya terkesan. Apalagi nomor itu juga dipakai oleh Graziano Rossi, ayahnya, ketika memenangi lomba pertama dengan Morbidelli tahun 1979. Saat ini ia tetap memakai nomor 46 kebanggaanya itu dan tidak mengikuti juara dunia-juara dunia sebelumnya yang memilih berganti nomor 1 setelah mendapatkan titel juara dunia.

Saat pertama bergabung di Gp 500cc bersama tim eks Doohan yang dikepalai oleh seorang mekanik handal Australia bernama Jerremy Burgess, suasana paddock sangat terpengaruh perangai Doohan yang temperamental. Semua mekanik dan staff tim tampak serius dan cenderung penuh tekanan. Suasana ini membuat Rossi bertekad untuk merayakan besar-besaran ketika menang. Sejak saat itulah, pesta kemenangan menjadi ciri khasnya. Tak hanya bersama teman, juga ribuan pendukungnya yang memadati sirkuit. Ia juga melakukan Aksi “wheelie” dan “burnout” jika memperoleh kemenangan dan kerap memberikan “kneepad” atau topi kepada fansnya dengan melemparnya saat berada di podium.

Dalam karir balapnya, Rossi selalu berganti julukan dan melakukan hal-hal yang menarik perhatian serta menghibur. Ia beralasan bahwa semua itu dilakukannya dengan niat bersenang-senang dan melakukan sesuatu yang lucu. “Rossifumi”, julukan Rossi yang diberikan oleh temannya saat Rossi membalap di kelas 125cc. Julukan ini tercipta karena Rossi kagum dengan pembalap Jepang yang khas dengan rambut panjangnya, Norick Abe. Tahun 2004, Rossi dan Abe sama-sama membela Yamaha. Rossi berada di tim Gauloises Fortuna Yamaha Team sedangkan Abe di Fortuna Gauloises Tech 3 Yamaha Team.

“Valentinik”, julukan ini berasal dari tokoh kartun “Daffy Duck” yang menjadi “superhero” di Italia bernama Paperinik. Julukan ini dipakainya pada saat membalap di kelas 250cc. Julukan lainnya adalah “The Doctor” setelah ia naik di kelas 500cc pada musim 2000. Pada akhir musim 2003 menjelang musim 2004, Valentino Rossi membuat keputusan untuk hijrah dari tim pabrikan Honda, Repsol Honda HRC. Ia memilih bergabung bersama tim Yamaha yang terakhir meraih juara dunia pada tahun 1992 melalui pembalap Wayne Rainey. Rossi tidak pindah ke tim Yamaha sendirian, ia juga membawa Jerremy Burgess, kepala mekaniknya yang dahulu juga menangani Doohan dan Criville. Mereka melakukan serangkaian tes membenahi teknologi motor Yamaha YZR M1 milik Rossi agar mampu menandingi motor terkuat di Moto GP saat itu, RC211V milik Honda.



Mengenai kepindahannya, banyak yang tak mengira dan pesimis bahwa Rossi akan mampu mempertahankan gelar juaranya. Tapi ia mementahkan semua pandangan pesimis tersebut. Bahkan pada seri pertama musim 2004 di GP Welkom, Afrika Selatan, ia mengalahkan Max Biaggi yang mengendari motor Honda, meskipun dengan perlawanan yang sangat ketat dengan mengendarai motor yamaha yang terakhir berada di podium tahun 1992. Pada tahun 2004 dan 2005 Rossi mejadi juara dunia bersama Yamaha dan menjadi pembalap Yamaha pertama yang paling banyak menjadi juara dalam satu musim (9 kali juara pada musim 2005).

Pada tahun 2011, Valentino Rossi kemudian pindah ke Ducati, ada banyak alasan mengapa Rossi berpindah haluan ke Ducati, Salah satu yang sempat mencuat adalah alasan Rossi pindah ke Ducati adalah hanya karena uang. Nilai kontrak yang jauh lebih tinggi bersama Ducati dikabarkan menjadi daya tarik utama buat “The Doctor”. Namun belakangan alasan itu dibantah sendiri oleh Valentino Rossi. The Doctor membantah dan menegaskan jika uang yang dia terima di Ducati tak jauh berbeda jumlahnya dengan yang ditawarkan pihak Yamaha. Selama dua tahun bersama Ducati, praktis Rossi tak pernah merasakan sekali pun kemenangan. Prestasi paling top adalah peringkat dua di GP Prancis dan GP Marino pada 2012, dan peringkat tiga di GP Prancis pada 2011.kemudian Pada tahun 2013, Valentino Rossi kembali ke Yamaha, Alasan ia kembali adalah Rossi sangat ketagihan dengan kemenangan, yang menurutnya rasanya seperti candu. Karena ketagihan dengan candu kemenangan itu pula, ia memutuskan kembali ke Yamaha. 


Rossi untuk sementara memegang rekor sepanjang masa untuk jumlah kemenangan di kelas premier. Sejak melakukan debutnya pada tahun 2000, pebalap berusia 33 tahun ini sudah meraih 79 kemenangan dan merengkuh tujuh gelar juara dunia. Total bersama Yamaha ia sudah meraih 46 kemenangan, termasuk empat kali juara dunia 4 (2004-2005, 2008-2009). Kemenangan terakhirnya di kelas paling bergengsi ini terjadi pada tahun 2010 di Sepang, Malaysia.




Biodata

Nama : Valentino Rossi

Lahir : Urbino, 16 Februari 1979

Kebangsaan : Italia

Tinggi/Berat : 180cm/69kg

Karir :

1. Go-kart pertama (1985)

2. Debut balap karting 60cc (1989)

3. Juara kejuaraan karting regional 60cc, sembilan kali menang (1990)

4. Peringkat 5 di Kejuaraan Junior go-kart Italia (1991)

5. Juara Italian Minibike Endurance (1992)

6. Peringkat 12 Italian 125cc Sport Production championship dengan motor Cagiva (1993)

7. Juara Italian 125cc Sport Production dengan motor Cagiva (1994)

8. Juara nasional Italia 125cc, peringkat 3 125cc Kejuaraan Eropa, peringkat 11 di Kejuaraan, Spanish

9. Open 125cc semuanya dengan motor Aprilia (1995)

10. Debut kejuaraan dunia di GP Malaysia 125cc menggunakan Aprilia tim Scuderia AGV (1996) kejuaraan dengan 321 poin, 11 Kemenangan di Malaysia, Spanyol, Italia, Perancis, Belanda, Imola,
Jerman, Brazil, Inggris, Catalunya, dan Indonesia (1997)

11. Juara dunia 125cc termuda ke-2 mengendarai Aprilia di tim Nastro Azzuro Team.

12. Menjadi juara dunia 250cc termuda dengan mengendarai Aprilia untuk tim Aprilia Grand Prix Racing. Posisi pertama di kejuaraan dengan 309 poin, 9 kemenangan di Spanyol, Italia, Catalunya, Inggris, Jerman, Ceko, Australia, Afrika Selatan, dan Brazil (1999)

13. Naik kelas lagi ke 500cc mengendarai Honda untuk tim Nastro Azzuro Team, Posisi kedua di kejuaraan dengan 209 poin, 2 kali menang di Inggris dan Brazil (2000)

14. Merebut gelar juara dunia 500cc dengan mengendarai Honda untuk tim Nastro Azzuro Team, Posisi pertama di kejuaraan dengan 325 poin, 11 kemenangan di Jepang, Afrika Selatan, Spanyol, Catalunya, Inggris, Ceko, Putugal, Pasifik, Australia, Malaysia, dan Brazil (2001)

15. Memenangi Moto GP World Championship yang direvisi dengan mengendarai Honda RC211V untuk tim Repsol Honda Team, Posisi pertama di kejuaraan dengan 355 poin, koleksi 11 kemenangan di Jepang, Spanyol, Perancis, Catalunya, Italia, Belanda, Inggris, Jerman, Portugal, Brazil, dan Australia (2002)

16. Memenangi gelar juaranya yang kedua di Moto GP World Championship bersama Repsol Honda Team, Posisi pertama di kejuaraan dengan 357 poin, koleksi 9 kemenangan di Jepang, Spanyol, Italia, Ceko, Portugal, Rio, Malaysia, Australia, dan Valencia (2003)

17. Pindah ke Gauloises Fortuna Yamaha mengendarai YZR-M1 dan kembali memenangi Moto GP World Championship, Posisi pertama di kejuaraan dengan 304 poin, 9 kemenangan di Afrika Selatan, Italia, Catalunya, Belanda, Inggris, Portugal, Malaysia, Australia, dan Valencia (2004)

18. Memenangi gelar juara dunia yang kedua untuk Gauloises Fortuna Yamaha Team, Posisi pertama di kejuaraan hingga di Malaysia dengan 281 poin, 9 kemenangan di Spanyol, Cina, Perancis, Italia, Catalunya, Belanda, Inggris, Jerman, dan Ceko (2005)

Penghargaan :

1. Gelar Juara Dunia 125cc (1997)

2. Gelar Juara Dunia 250cc (1999)

3. Gelar Juara Dunia 500cc (2001)

4. Gelar Juara Dunia Moto GP (2002)

5. Gelar Juara Dunia Moto GP (2003)

6. Gelar Juara Dunia Moto GP (2004)

7. Gelar Juara Dunia Moto GP (2005)

Sumber : Kolom biografi

Referensi :
»»  READMORE...

Minggu, 23 Maret 2014

Jadwal Lengkap Moto GP 2014 beserta jam tayangnya



Halo para pecinta Moto GP, anda pastinya sudah tak sabar melihat aksi para pemacu kecepatan dalam lintasan Moto GP. Tahun ini Moto GP akan dimulai pada bulan Maret tepatnyara 23 Maret yang akan berlangsung di sirkuit Losail, Qatar. Dan pada tahun 2014 ini akan terjadi persaingan yang kompetitif di lintasan Moto GP karena banyak rider muda yang mempunyai skil diatas rata-rata seperti Pol Espargaro yang baru naik kelas dari Moto 2 dan juga tak lupa sang juara bertahan Marc Marques. Tapi masih ada 4 rider yang sudah mempunyai jam terbang tinggi yang akan mengganggu ke2 rider muda tersebut yaitu Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, Dani Pedrosa, dan Andrea Doviozo.

Dan kali ini saya akan memberikan jadwal lengkap Moto GP 2014 beserta jam tayangnya yang akan disiarkan langsung di Trans 7, dan berikut adalah jadwalnya :

»»  READMORE...

Minggu, 20 Oktober 2013

17 Rekor Moto GP Yang Belum Terpecahkan




§  Giacomo Agostini Juara dunia terbanyak yaitu 15x di semua kelas
§  Giacomo Agostini Juara dunia 7x berturut-turut di kejuaraan dunia 1966-1972 di class utama 500cc.
§  Giacomo Agostini Juara Seri terbanyak di semua kelas yaitu 122 kemenangan.
§  Giacomo Agostini Juara dunia terbanyak dengan 8x di kelas utama 500cc.
§  Giacomo Agostini Juara dunia terbanyak dengan 7x di kelas 350cc
§  Giacomo Agostini waktu lap tercepat  terbanyak dengan 69x.
§  Valentino Rossi juara seri terbanyak sepanjang sejarah dengan 79 kemenangan di kelas Utama.
§  Valentino Rossi podium terbanyak sepanjang sejarah dengan 178 podium.
§  Valentino Rossi podium secara berurutan dengan 23 podium, dari GP Portugal 2002 sampai GP Afrika Selatan 2004.
§  Valentino Rossi fastest lap terbanyak dalam satu musim dengan 12 fastest lap di 2003.
§  Valentino Rossi podium terbanyak dalam satu musim dengan 16 podium di 2003, 2005 dan 2008.
§  Michael Doohan jumlah Pole potition terbanyak di kelas Utama dengan 58 pole
§  Michael Doohan Podium 1 terbanyak dalam semusim dengan 12 kemenangan pada tahun 1997
§  Michael Doohan Podium 1 berturut sebanyak 10x pada tahun 1997 di kelas primier
§  Michael Doohan terbanyak posisi pole dalam satu musim dengan 12 kali posisi start terdepan pada tahun 1997
§  Jorge Lorenzo poin tertinggi dalam satu musim dengan torehan 383 point di 2010
§  Mv Agusta 17 kali juara berturut di kelas primier yaitu pada tahun 1958-1974

sumber : motogp.com


»»  READMORE...

Minggu, 04 Agustus 2013

7 Sirkuit Balap Termegah di Dunia


1. Laguna Seca


Berada di luar mainland AS, sirkuit ini bisa disebut sebagai sirkuit terkenal di Amerika Utara. Menjadi tuan rumah bagi kontes adu balap seperti MotoGP, WSB, dan AMA racing. Laguna Seca didominasi oleh liukan legendarisnya, Corkscrew corner, turunan spiral menurun yang menyulitkan setiap kamera TV. Ruas lap hairpin Andretti di Laguna Seca menjadi rintangan unik bagi para pembalap. Sirkuit sepanjang 2.238 mile, 11 tikungan ini sendiri berlatarkan asri hijau taman hutan, dekat, California.

2. Brands Hatch


Terletak 20 mil dari London, Brands Hatch menjadi salah satu sirkuit favorit di Inggris. Sirkuit sepanjang 2.3, 9 tikungan ini melegenda ketika menjadi tuan rumah balapan WSB pada tahun 1990an, dimana 100,000 orang tumpah ruah menonton balapan di sirkuit ini.

3. TT Course



The Isle of Man adalah sebuah pulau unik yang terletak antara Inggris dan Irlandia, memiliki parlemen sendiri, hukum dan sistem pajak. Setelah krisis finansial dunia, pulau ini kebanyakan dihuni oleh para bankir dan pembalap motor - nah, kini hanya para pembalap saja yang masih tinggal. Sirkuit balap TT Course pertama kali dibuka pada tahun 1907, dan balapan masih dilakukan hingga saat ini namun dengan rute ruas jalan tertutup. Ini belum seluruh ruas jalanan lembah pedesaan, ruas jalan yang bergelombang dan tekstur yang indah, membuat pulau ini sebagai surga bagi para biker tergila sekalipun yang ingin bebas ngebut bebas polisi. Sirkuit modern TT Course sepanjang 37,5 mil, plus 200 tikungan siap untuk dilahap oleh siapapun.

4. Philip Island


Pulau dengan sirkuit balap ini terletak di di pesisir berbukit di pulau Philip, memberikan aura tersendiri bagi para pembalap dunia. Sepanjang 2.7 mil dengan 12 tikungan, termasuk tikungan menurun legendaris yang menegangkan, Lukey Heights. Menyaksikan para ksatria motor GP saling bertarung memperebutkan posisi merupakan momen balapan terbaik dan tak terlupakan.

5. Donington


Donington Park salah satu sirkuit terpopuler di Inggris. Berada di tengah Inggris, dekat Leicester, sirkuit sepanjang 2.5-mile, 12 tikungan ini memiliki dua kelokan tajam yang terkenal, Redgate dan Craner Curves. Kontur sirkuit balapan yang sedikit curam, menjadikan setiap balapan MotoGP menjadi begitu serunya. Dan bagi para diehards motor balap di Inggris, Donington bak jantungnya olahraga Britania. 

6. Mugello


Sirkuit ini terletak di pojok wilayah yang begitu indah, La Dolce Vita, di Florence. Mugello memiliki 15 tikungan dengan panjang 3.26. bermukim di perbukitan, dengan kontur tanah naik turun, dan memiliki trek lurus yang terpanjang. Bayangkan para biker MotoGP menggenjot motor hingga 200 mph-plus sebelum akhirnya rem mendadak ketika bertemu tikungan pertama menanjak. 

7. Sepang


Sirkuit Sepang memang proyek mercusuar pemerintah Malaysia. Sirkuit ini menjadi salah satu sirkuit kelas dunia yang mewah. Berjarak 3.44-mile, sirkuit ini sangat artistik dengan atap stadium seperti pohon palem, representasi kejayaan ekonomi negara tersebut.

Sumber

»»  READMORE...

Jumat, 26 Juli 2013

Daftar Pembalap Yang Meninggal di Sirkuit Balapan



Daijiro Kato

(加藤 大治郎 Kato Daijiro 4 Juli 1976 - 18 April 2003) Awal karier balapnya dimulai sejak ia berumur 3 tahun. Pada tahun 1979, itu ia telah berlatih mengendarai motor pocket bike dan di usia 5 tahun ia telah mengikuti kejuaraan balap pocket bike bahkan sering menjadi juara. Saat usia 11 tahun ia mulai berlomba dengan mengendarai motor minibike, dan berhasil menjuarai semua kelas yang dilombakan di daerahnya.


Tahun 1998 Ia turun di GP 250 cc di GP Jepang sebagai pembalap wild card, dan berhasil menjuarainya. Pada tahun 2000 ia mengikuti GP 250 cc secara penuh dengan bergabung dalam tim Axo Honda Gresini. Hasilnya, ia berhasil menduduki peringkat 3 dunia dikelas tersebut dengan 259 poin dan 4 kali juara seri yaitu di sirkuit Suzuka (Jepang), sirkuit Estoril (Portugal), sirkuit Nelson Piquet (Brasil), dan sirkuit Motegi (Jepang).

Pada tahun 2001, dengan bergabung dengan tim Telefonica Movistar Honda dan mengendarai Honda NSR 250 pembalap bernomor 74 ini, meraih gelar juara dunia GP 250 cc. Ia meraih 11 kemenangan dari 16 seri yang dilombakan dan merebut 322 poin. Tahun 2002 ia pindah ke kelas MotoGP, bergabung dengan tim Fortuna Honda Gresini dan mengendarai Honda NSR 500 ia mampu menyaingi pembalap pabrikan Honda dan pabrikan lainnya yang menggunakan motor 4 tak 990 cc. Di pertengahan musim ia mendapat jatah Honda RC211V 4 tak 990 cc, dan langsung meraih posisi kedua di sirkuit Brno GP Ceko.

Musim 2003 ia membalap dalam tim yang sama dengan sponsor baru Telefonica Movistar dan turun penuh dengan RC211V. Sayang pembalap yang menjadi harapan Jepang untuk menjadi juara dunia pertama asal Jepang ini, tewas setelah mengalami kecelakaan dahsyat yang terjadi pada seri pertama MotoGP 2003 baru berjalan. Tragis, ia tewas setelah motor RC211V yang dikendarainya menabrak dinding pembatas lintasan dan hancur berkeping-keping di depan fansnya sendiri, di lap keempat GP Jepang pada tanggal 6 April 2003. Ia sempat bertahan hidup dan dibawa ke rumah sakit dalam kondisi kritis dengan menggunakan helikopter. Berita kematian juara dunia GP 250 cc tahun 2001 ini merebak pada tanggal 20 April 2003, dua minggu setelah GP Jepang. Ia meninggalkan istri, seorang anak laki-laki dan seorang anak perempuan yang lahir beberapa waktu sebelum kecelakaan naas itu terjadi.

Shoya Tomizawa

(富沢 祥也, Tomizawa Shōya?) (lahir di Asahi City, Chiba, Jepang, 10 Desember 1990 – meninggal di Riccione, Italia, 5 September 2010 pada umur 19 tahun) merupakan seorang pembalap motor professional asal Jepang. Ia merupakan juara balapan pertama (inagurasi) kelas Moto2 di Qatar pada bulan April 2010. Memulai karier dari All Japanese Championship, Tomizawa pindah ke kelas 250cc pada musim 2009. Ia lantas melanjutkan kariernya ke kelas baru Moto2 di tahun 2010.

Shoya Tomizawa memulai karier balap di sepeda mini tanpa motor pada tahun 1994. Ia pindah ke minibikes pada tahun 2001. Tomizawa sendiri merupakan lulusan Sousa High School di Chiba, Jepang bidang bahasa Inggris. Ia lulus pada bulan Maret 2009. Setelah lulus sekolah, ia kemudian direkrut oleh tim CIPMOTO-GP250 yang ditenagai motor Honda untuk berkompetisi di kelas 250cc selama satu musim penuh dengan hasil 32 poin dan P17 di klasemen.

Sejarah dicatatkan Shoya Tomizawa di GP Qatar 2010 pada bulan April 2010, ia menjadi orang pertama yang menjuarai balapan kelas baru Moto2.

Tomizawa tewas dalam balapan GP San Marino 2010 setelah ia terlibat kecelakaan fatal dengan Scott Redding dan Alex de Angelis. Tomizawa dinyatakan meninggal dunia oleh dokter di rumah sakit di Riccione Italia pada pukul 14.15 waktu setempat atau 19.15 WIB.

Marco Simoncelli

Marco Simoncelli (lahir di Cattolica, Rimini, Italia, 20 Januari 1987 – meninggal di Sepang, Malaysia, 23 Oktober 2011 pada umur 24 tahun) adalah salah satu pembalap MotoGP yang berasal dari Italia, dan cukup terkenal dengan karakter balapnya yang cukup garang. Gaya garangnya ini terlihat ketika seri terakhir MotoGP musim 2010, saat ia nyaris membuat Jorge Lorenzo terjatuh dan gagal meraih kemenangan di seri terakhir musim itu.

Simoncelli mengawali karirnya di dunia balap motor profesional, ketika ia menginjak usia 9 tahun di ajang Italian Minimoto Championship. Tahun 2001 ia pun hengkang ke ajang European 125cc dan mengamankan titel juara di tahun 2002.

Pada tahun 2002 ia kemudian memulai karirnya di ajang MotoGP. Selama tiga tahun ia kemudian berlaga di kelas 125cc, namun ia hanya mampu meraih hasil terbaik di posisi kelima pada tahun 2005. Naik ke kelas 250cc ia menjadi satu-satunya pembalap tim Gilera yang mampu menunjukkan hasil terbaik di ajang ini. Yaitu menjadi juara dunia di tahun 2008.

Hasil ini membuat tim Gresini Honda tertarik untuk merekrutnya di ajang MotoGP pada tahun 2010 lalu. Ia pun mampu memperlihatkan hasil yang bagus sebagai pembalap rookie. Hasil terbaik yang bisa ditorehkan oleh pembalap asal Italia itu, adalah posisi keempat di MotoGP Portugal 2010.

Simoncelli meninggal dunia di Sirkuit Internasional Sepang pada tanggal 23 Oktober 2011 karena kecelakaan yang dialaminya saat GP Malaysia 2011. Simoncelli terlibat kecelakaan bersama Colin Edwards dan Valentino Rossi saat berada di posisi keempat pada putaran kedua. Simoncelli terjatuh ketika sedang berbelok di tikungan ke-11 Sirkuit Sepang dan tertabrak oleh motor Edwards. Edwards juga terjatuh namun hanya mengalami patah tulang bahu, sementara Simoncelli berbaring diam di lintasan sesaat setelah kecelakaan dengan helmnya terlepas dalam insiden itu. Sementara itu, Rossi hanya sedikit kehilangan keseimbangan dan dapat melaju pelan ke pit-stop. Setelah insiden tersebut, perlombaan dihentikan dan Simoncelli langsung dibawa ke pusat medis Sirkuit Sepang. Pada pukul 16.56 waktu setempat, Simoncelli dinyatakan meninggal dunia karena luka serius yang dideritanya.Kemudian, dalam jumpa pers direksi balapan MotoGP, kepala medis, Michele Macchiagodena, menyatakan bahwa Simoncelli mengalami “trauma serius di kepala, leher, dan dada,” dan sempat diberi perawatan CPR selama 45 menit sebelum akhirnya meninggal


sumber :http://anjani22.wordpress.com/2011/10/24/daftar-pembalap-yang-meninggal-di-sirkuit-balapan/
»»  READMORE...

Rabu, 16 Januari 2013

Jadwal Moto GP Tahun 2013


Tahun 2013 telah bergulir pasti di tahun ini ada beberapa perubahan seperti kembalinya Valentino Rossi ke Yamaha, setelah gagal di Ducati Vale mencoba peruntunganya di Yamaha. Tapi mampukah The Doctor memberikan kejutan! kita lihat saja apa yang akan terjadi pada Moto Gp tahun ini. Dan mas lontong akan memberikan Jadwal Moto GP tahun 2013. Berikut Jadwalnya :





NOSIRKUITTANGGAL / JAMNEGARA
1Losail International Circuit, Doha7 April
02:00 WIB
(8 April dinihari)
Qatar
2Circuit of the Americas, Austin21 April
02:00
USA
3Circuito de Jerez, Jerez de la Frontera5 Mei
19:00
Spanyol
4Le Mans Bugatti19 Mei
19:00
Perancis
5Mugello Circuit, Mugello2 Juni
19:00
Italia
6Circuit de Catalunya, Montmeló16 Juni
19:00
Catalunya
7TT Circuit Assen29 Juni
20:00
Belanda
8Sachsenring, Hohenstein-Ernstthal14 Juli
19:00
Jerman
9Laguna Seca, Monterey21 Juli
04:00
USA
10Indianapolis Motor Speedway, Indianapolis18 Agustus
01:00
USA
11Masaryk Circuit, Brno25 Agustus
19:30
Republik Ceko
12Silverstone Circuit, Silverstone1 September
20:30
Inggris
13Misano World Circuit Marco Simoncelli, Misano Adriatico15 September
19:00
San Marino
14Motorland Aragón, Alcañiz29 September
19:00
Spanyol
15Sepang International Circuit, Selangor13 Oktober
Jam 15:00
Malaysia
16Phillip Island Grand Prix Circuit, Phillip Island20 Oktober
Jam 12:00
Australia
17Twin Ring Motegi, Motegi27 Okotber
Jam 13:00
Jepang
18Circuit Ricardo Tormo, Valencia10 November
20:00
Spanyol


Ket. Race :
* Race Malam Hari
** Race Hari Minggu
*** Hanya Kelas MotoGP


http://www.bolaria.net/2013/03/jadwal-moto-gp.html
»»  READMORE...